menangis

butiran kristal air mata

jatuh memecah kekeringan aspal

sesak terasa di nafasku

tak sanggup ku bertahan

hati ini sakit

tak hanya psikis

namun juga fisik

tanganku bergetas

menggoyahkan kendaraan

yang ku kendarai

ku tutup kesedihanku

dengan kaca buram

yang membuat

air mataku jatuh

tenang ke bawah

tanpa terpengaruh

angin kencang yang kulalui

tak bisa kuhentikan air mata ini

seolah hanya dia yang tahu

tentang kesedihanku

sakit terasa ke seluruh tubuh

seakan tak sanggup kuhentikan lagi

mata yang berlinangan air mata ini

sungguh tak ingin melihatnya lagi

namun hal itu terjadi di depan mata

dan akan lebuh sakit jika aku tak melihatnya

kuatkan dirimu

kenapa kau menjadi cengeng

memang hanya hal bodoh

namun membuat hati ini terasa menghilang

aku tak tahan lagi

kenapa,

kenapa..

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s